Bupati Majalengka Soroti 7 Puskesmas Tanpa Layanan Gigi Saat Pelantikan Pengurus PDGI 2025–2030
0 menit baca
Majalengka, InfoJabar1.com – Kepengurusan baru Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Cabang Kabupaten Majalengka resmi dilantik untuk Masa Bhakti 2025–2030. Pelantikan yang berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Sabtu (11/7/2026), menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi dan Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat.
Kegiatan yang diikuti oleh 56 anggota profesi dokter gigi tersebut dihadiri langsung Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, MM, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majalengka Dr. H. Agus Suratman, SKM., M.Si., Ketua Pengurus PDGI Wilayah Jawa Barat drg. H. Rahmat Juliadi, MH.Kes., serta para ketua organisasi profesi kesehatan lainnya.
Dalam kepengurusan baru, drg. Gilang Adi Darmawan dipercaya sebagai Ketua PDGI Cabang Majalengka, didampingi drg. Fauzi Syaiful Iman sebagai Sekretaris.
Dalam sambutan perdananya setelah dilantik, Ketua PDGI Cabang Majalengka, drg. Gilang Adi Darmawan, menegaskan komitmen organisasi untuk menjaga soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
"Amanah kepemimpinan selama lima tahun ke depan ini merupakan kehormatan besar bagi kita semua. PDGI di sini harus berdiri secara independen, mandiri, dan mampu menjalankan roda organisasi secara swadaya. Namun di sisi lain, kami berkomitmen penuh untuk mendukung program kerja serta berkolaborasi erat dengan Pemerintah Daerah demi mendorong percepatan pembangunan menuju visi Majalengka yang Langkung SAE," ujar drg. Gilang.
Apresiasi juga disampaikan Ketua PDGI Wilayah Jawa Barat, drg. H. Rahmat Juliadi. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Majalengka yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut sekaligus mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral para pengurus setelah mengucapkan sumpah jabatan.
"Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum penting karena ada ikrar bersama yang harus dipertanggungjawabkan. Amanah yang kita emban hari ini cukup berat karena berkonsekuensi langsung baik kepada pemerintah maupun masyarakat. Kami berharap PDGI Majalengka mampu meningkatkan kompetensi pelayanan yang berlandaskan regulasi, profesionalisme, serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah," tegas drg. Rahmat.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Majalengka Eman Suherman menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus baru sekaligus memaparkan sejumlah tantangan di sektor kesehatan yang memerlukan sinergi lintas pihak.
Menurutnya, organisasi profesi harus menjadikan AD/ART sebagai pedoman utama sekaligus mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Bupati juga mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih terdapat tujuh puskesmas di Kabupaten Majalengka yang belum memiliki fasilitas poliklinik kesehatan gigi.
"Saat ini di Kabupaten Majalengka masih terdapat 7 unit puskesmas yang belum memiliki fasilitas poliklinik kesehatan gigi. Ini merupakan peluang ruang kerja sama yang besar bagi PDGI bersama Pemerintah Daerah untuk mengisi kekosongan tersebut. Pemerintah daerah siap mengadakan evaluasi dan diskusi intensif terkait regulasi rekrutmen tenaga kesehatan gigi agar pelayanan publik merata," ungkap Bupati.
Selain persoalan layanan kesehatan gigi, Bupati juga mengajak PDGI berperan aktif dalam mendukung program percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Majalengka melalui kontribusi keilmuan dan kompetensi para dokter gigi.
"Kami mengajak kolaborasi semua pihak, termasuk PDGI, untuk bersama-sama menekan angka stunting. Mari berikan rumusan-rumusan kebijakan dan inovasi nyata dalam rangka memajukan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Majalengka," pungkasnya.
Pelantikan pengurus PDGI Cabang Majalengka Masa Bhakti 2025–2030 diharapkan menjadi awal penguatan sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Kabupaten Majalengka.
