Pemkab Majalengka Tanggung Biaya Pengobatan Korban Lemparan Batu Saat Nobar Persib vs Persija

Pemkab Majalengka Tanggung Biaya Pengobatan Korban Lemparan Batu Saat Nobar Persib vs Persija
Bupati Majalengka, Eman Suherman, saat menjenguk korban bernama Salsabila Firdaus, warga Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, di RS Cideres pada Selasa (12/5/2026).

MAJALENGKA, infojabar1.com – Pemerintah Kabupaten Majalengka memastikan akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban insiden lemparan benda keras yang terjadi saat kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Lapangan GGM Majalengka, Minggu (10/5/2026).

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman, saat menjenguk korban bernama Salsabila Firdaus, warga Kelurahan Tonjong, Kecamatan Majalengka, di RS Cideres pada Selasa (12/5/2026).

Dalam kunjungan itu, Bupati yang turut didampingi Direktur RS Cideres dan Kepala Dispora Majalengka menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa korban. Pemerintah daerah, kata dia, akan hadir untuk memastikan seluruh proses pengobatan berjalan hingga tuntas.

“Pemerintah Kabupaten Majalengka akan membantu dan menanggung biaya pengobatan korban. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dan menjaga kondusivitas saat kegiatan nobar maupun kegiatan lainnya,” ujar Eman Suherman.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya suporter dan penonton kegiatan hiburan massal, agar tetap menjaga ketertiban dan tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan orang lain.

“Kita semua tentu ingin kegiatan nobar menjadi hiburan dan ajang silaturahmi. Jangan sampai ada tindakan emosional yang justru merugikan masyarakat lain,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Peristiwa tersebut dialami Salsabila Firdaus saat menonton pertandingan bersama warga lainnya di kawasan Lapangan GGM Majalengka. Seusai kegiatan nobar, terjadi kericuhan kecil yang kemudian disusul aksi pelemparan batu ke arah kerumunan penonton.

Lemparan batu itu diduga salah sasaran dan mengenai bagian mulut korban, hingga menyebabkan luka serius pada gigi dan rahang.

Menurut keterangan keluarga korban, Babam, Salsabila sempat mendapat pertolongan pertama di RSUD Majalengka sebelum dirujuk ke RS Mitra Prapatan. Namun, karena penanganan tidak dapat diklaim BPJS, korban kemudian dipulangkan dan melanjutkan perawatan di RS Cideres.

RS Cideres menjadi tempat lanjutan penanganan medis korban.

“Awalnya langsung dibawa ke rumah sakit di Majalengka, lalu dirujuk ke Mitra Prapatan karena kondisinya cukup serius. Tapi karena pengobatan tidak bisa diklaim BPJS akhirnya dibawa pulang dan akhirnya pengobatan dilanjutkan ke RS Cideres,” ujar Babam.

Kondisi Korban Masih Dirawat

Keluarga menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah daerah yang turun langsung membantu proses pengobatan korban.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan pemerintah daerah khususnya RS Cideres yang sudah datang langsung dan membantu pengobatan anak kami. Mudah-mudahan Salsabila segera pulih,” ucapnya.

Hingga saat ini, Salsabila masih menjalani perawatan intensif akibat luka pada bagian mulut dan rahang. Pemerintah Kabupaten Majalengka juga disebut terus berkoordinasi dengan pihak rumah sakit agar penanganan medis berjalan maksimal.


Pewarta: Yudhistira
Media infojabar1.com

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image