556 Jemaah Haji Cimahi Siap Berangkat, Kemenhaj Pastikan Kesiapan 100 Persen
0 menit baca
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kota Cimahi, Nandang Rahayu, saat ditemui wartawan di kantornya.
Ia menyebut seluruh aspek persiapan, baik dokumen maupun teknis lainnya, telah rampung.
“Seluruh jemaah haji Kota Cimahi tahun 2026 sudah siap, baik dari segi dokumen maupun persiapan lainnya. Alhamdulillah, kesiapan sudah mencapai 100 persen,” ujar Nandang Rahayu.
Dalam kesempatan tersebut, Nandang didampingi oleh Kasubag TU Kemenhaj Cimahi, Leki Alexander Abdillah, serta jajaran humas.
Tahun ini, jumlah jemaah haji asal Kota Cimahi tercatat sebanyak 556 orang.
Rinciannya, Kloter 1 berjumlah sekitar 447 jemaah ditambah 4 petugas, sehingga total menjadi 451 orang.
Sementara itu, Kloter 2 terdiri dari 115 jemaah yang akan diberangkatkan dalam satu kali keberangkatan.
Meski seluruh persiapan telah matang, terdapat empat jemaah yang harus menunda keberangkatan.
Penundaan tersebut dilakukan karena faktor kesehatan demi keselamatan masing-masing jemaah.
Pihak Kemenhaj menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil agar jemaah dapat berangkat dalam kondisi optimal.
Menariknya, jumlah jemaah haji tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan kuota awal.
Dari kuota dasar sebanyak 525 orang, terjadi penambahan sekitar 50 jemaah melalui sistem waiting list.
Penambahan ini berlaku khusus untuk wilayah Kota Cimahi.
Untuk jadwal keberangkatan, jemaah akan diberangkatkan pada Sabtu dini hari, 26 April 2026.
Titik kumpul dipusatkan di Pusdikpom Cimahi pada pukul 03.00 WIB.
Selanjutnya, prosesi pelepasan dijadwalkan berlangsung pada pukul 05.30 WIB.
Jemaah yang tergabung dalam Kloter 7 akan dilepas langsung oleh Wali Kota Cimahi.
Mereka kemudian akan menuju embarkasi di Bandara Internasional Kertajati.
Selain kesiapan umum, perhatian khusus juga diberikan kepada jemaah lanjut usia.
Tahun ini, tercatat sebanyak 56 jemaah lansia menjadi prioritas dalam pendampingan.
Pendampingan tersebut difokuskan terutama bagi lansia yang tidak memiliki pendamping pribadi.
Adapun jemaah tertua tercatat berusia 86 tahun atas nama Suhaenah.
Sementara jemaah termuda adalah Izatunisa Watiah yang berusia 20 tahun.
Kemenhaj Kota Cimahi berharap seluruh proses ibadah haji dapat berjalan lancar.
“Kami berharap seluruh jemaah haji Cimahi dapat berangkat dalam keadaan sehat walafiat, menjalankan ibadah dengan lancar, serta kembali ke tanah air dalam kondisi sehat dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh,” tutup Nandang Rahayu.
Pewarta: Yana
Media infojabar1

